Kau Bukan Jawaban (?)

Bahwa berdiam diri di rumah terlalu lama, ketika sebelumnya kau habiskan harimu dengan sibuk untuk masa depan, kesana sini melihat hal-hal baru bisa membunuh idemu pelan-pelan *Ya, hampir dua bulan sudah saya di rumah* Belum lagi rima hati yang tak terbaca, memaksa sel-sel di kepalamu, ragamu untuk keluar sejenak, melihat hal indah baru. Dengan harapan, kau bisa sedikit lupa dengan nama seseorang yang kau pikir adalah jawaban doa-doa.

Di sinilah saya, berhari-hari kemarin. Melepas pelan-pelan doa-doa yang pernah terlangitkan. Tak lagi banyak berharap padanya. Yang hatinya masih belum yakin, yang mungkin takut melepaskan, atau yang menyimpan rahasia tak kutahu apa.

Dia yang pernah singgah tak cuma di kepala, tapi hati. Ketika sebelumnya tak pernah ada yang bisa.

Hahaha. Tempat ini tenang, teduh, sejuk. I love being here. Killing my hard time.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: