Hati-hati, Perempuan!

tumblr_mc7dbgEDGv1qc99cbo1_500 WP

Bahwa orang-orang berbahaya yang otaknya sudah penuh dengan niat jahat itu ada di mana-mana. Entah darimana, muncul tiba-tiba, dan melecehkan.

Jumat kemarin, di perpustakaan, saya ketemu teman. Dari situ, sekitar waktu Jumat-an, kita pulang bareng. Kebetulan searah. Kost-an mbak ini lebih dulu, lalu kost saya. Kita ngambil sebelah kiri jalan. Saya di kiri, mbak ini di sebelah kanan saya. Pas udah masuk jalan kost-annya dan lagi ngobrol ketawa tiwi normal, tiba-tiba ada motor melambat di samping mbak ini, laki-laki pake helm tutup. Saya pikir temennya mbak ini, tapi loh kok tangan kiri laki-laki di atas motor itu cepat dan tiba-tiba mau memegang dada temen saya! Spontan mbak ini nunduk dan saya dengar ber-istighfar. Sementara laki-laki kampr*t itu ngegas cepat motornya. Shock! Saya Cuma bisa diam. Mbak ini apalagi! 😦

Astaghfirullah. Si kampr*t itu masih anak sekolah. Dia pake seragam pramuka. Entah apa yang ada di kepalanya. I couldn’t say n do anything. Temen saya kesel, shock, pengen nangis. Saya bisa ngebayangin perasaannya. Saya jadi ingat teman se-kost saya yang juga pernah jadi sasaran orang-orang kampr*t kaya begini. Di jalan yang sama pula. Tapi, kejadiannya pagi-pagi skali. Gara-gara cerita teman kost saya itu, memang saya gak pernah mau lewat jalan ini. Sunyi memang. Kendaraan jarang melintas.

Saya kesal setengah mati sama anak sekolah yang sudah arrrh. Teman saya, gak pernah nyangka kalo dia juga bisa ‘diginiin’. We can say, pelecehan. Dan rasanya dilecehkan itu ……! Nyumpahin juga gak berguna.

DSCN0891 WP
Ini jalannya. Emang sunyi.

Pelecehan seksual, ada di urutan ke-3 dari 15 jenis kekerasan seksual yang ditemukan Komnas Perempuan selama pengamatan 15 tahun (1998-2013). Tindakan seksual lewat sentuhan fisik maupun non-fisik dengan sasaran organ seksual. Seperti siulan, main mata, ucapan bernuansa seksual, mempertunjukkan materi pornografi dan keinginan seksual, colekan atau sentuhan di bagian tubuh, gerakan, atau isyarat yang bersifat seksual sehingga mengakibatkan rasa tidak nyaman, tersinggung, merasa direndahkan martabatnya, dan mungkin sampai menyebabkan masalah kesehatan dan keselamatan.

Well, ini menakutkan untuk perempuan, di kota orang, dan kemana-mana harus biasa sendiri. Karena pelecehan seksual bisa terjadi di mana saja, kapan saja. Saya sampe googling cara melindungi diri, selain bela diri. Here they are;

  1. Tarik perhatian orang sekitar. Jadi kalo *amit-amit ya ini* ngalamin pelecehan, ya teriak aja, jangan ragu! Supaya orang-orang aware dan *diharapkan* bisa nolong kita.
  2. Waspada! Hati-hati dengan keadaan dan gerak-gerik orang-orang asing di sekitar kita. Waspadai orang asing yang selalu liatin kita.
  3. Setting nomor telp darurat. Panggilan sekali tekan. Kalau keadaan udah mulai gak terkontrol, hubungi nomor2 penting tadi untuk meminta pertolongan.
  4. Dengarkan naluri. Kalo ngerasain gak nyaman sama orang asing yang sok kenal, sok dekat dan menjadi berlebihan, pergilah dari situ secepatnya.
  5. Tempat ramai selalu lebih aman. Sebisa mungkin hindari tempat sepi. Pilih jalan alternative yang lebih ramai, ini lebih aman, dan juga lebih mudah minta bantuan pas lagi terdesak,
  6. Senjatai diri. Untuk keamanan, bawa pisau lipat, semprotan cabe or merica, atau alat setrum. (wolipop.com)

Well, intinya waspada, juga jangan lupa doa kalo mau pergi kemana saja.

Once more, Hati-hati, perempuan!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: