Undangan? Penghargaan!

paper-old-past-typewriter-Favim.com-518417

Kemajuan tekhnologi di jaman sekarang membuat komunikasi antar daerah, kota atau Negara yang jauh jaraknya bukan lagi masalah. Berbagai macam social media, seperti facebook, twitter, path, atau applikasi chatting, whatsapp, line, dkk yang mudah di-akses, juga sangat memudahkan komunikasi penyampaian informasi, berita pun gossip sana sini.

Nah, di musim nikah, media social juga applikasi chatting dipakai oleh beberapa orang untuk menyebar undangan pernikahan mereka. Yang paling sering saya lihat di-timeline facebook, event pernikahan dengan banyak teman di-tag. Jadi objek dari undangan juga pernah.

Saya tertarik untuk nulis ini, setelah pagi tadi saya membaca link berita online yang di-share teman saya di facebook. “Fenomena Undangan Pernikahan Online Melalui Facebook, Pantaskah Dilakukan?”

Sering kita lihat, ketika ada undangan online, si pengirim undangan akan menandai banyak temannya, dengan *biasanya* permohonan maaf karena mengundang via facebook. Praktis, mudah, cepat, juga alasan terakhir, murah. Teman saya dan beberapa perempuan dalam artikel ini menilai, undangan semacam ini tidak pantas dilakukan. Kurang personal, merasa tidak diundang , itu pengumuman bukan undangan.

Ya, secara etika, undangan seperti ini memang tidak pantas dilakukan, terlebih kalau si pengundang dan teman-teman yang diundang berada di satu kota. Niat dan keseriusan pengundang menjadi hal yang dipertanyakan. Kalaupun pertimbangan biaya *tapi saya pikir ini jarang sekali terjadi*, ya undangan online tersebut dikirim personally satu-satu ke teman yang akan diundang, dengan menyebut nama yang diundang nya tentunya. Ini jauh lebih menghargai dan mengharapkan teman untuk datang.

Mengundang berjamaah via event di facebook akan jadi hal biasa jika pengundang dan undangan masih berstatus mahasiswa, yang “rasa pengertian” nya masih bisa memaklumi keterbatasan satu sama lain. Tapi, di masa-masa ketika kuliah sudah kelar, sudah ada yang kerja dan memiliki pasangan sah, mengundang teman-teman via facebook rasanya kurang etis.

Tahun lalu, seorang teman di Jakarta mengabari kalau dia akan menikah. Via facebook atau bbm saya lupa. Dan mendekati hari H, undangan pernikahannya nyampek ke kost saya via pos. Dengan nama saya tertulis di tujuan undangan. Rasanya? Terharu juga bahagia. Dia sudah mengabari sebelumnya dan mengharapkan saya datang, kemudian mengirim langsung undangannya via JN*. Hal kecil yang mungkin akan membekas di penerima undangan selamanya. Sayangnya, waktu itu saya betul-betul tak bisa menghadiri. Kado dan permintaan maaf pun dikirim balik ke mempelai via JN*.

Ya, ketika pengundang tak secara personal * undangannya memang atas nama kita* mengundang kita, sebagian besar orang akan merasa tak dihargai. Apalagi hanya via media social. Memilih untuk tidak menghadiri bukan lah hal yang salah.

Beberapa baris di buku “Ta’aruf, Khitbah , Nikah dan Talak” menyetujui hal ini,

Menghadiri undangan yang ditujukan kepada orang banyak, tanpa menyebut nama tertentu dan bersifat umum, maka undangannya tidak wajib untuk dihadiri. “

Nah, jelas bukan? Semoga menjadi pembelajaran saya *yang belum datang saat nya mengundang* juga kita semua.

 

“Well saya tidak sedang membicarakan teman-teman saya yang barusan nikah dan tidak mengirim undangannya ke saya yang sedang di Malang. Undangan kan sampai ke telinga saya langsung dari si pengundang. :p ”

Advertisements

2 thoughts on “Undangan? Penghargaan!

Add yours

  1. liat jg sisi positifnya..kl yg ga bs nyiapin pernikahan berbulan2 media social jg jd alternatif, krn saya akuin make undangan FB jg selain undangan kartu,kartu untuk yg terjangkau saja..paling ga kalau ga datangnya pun sudah ngabarin teman2 yg tdk bs hadir krn alasan jarak. saya cuma nyiapin pesta nikahan 1 minggu:D kebayang kl ngirim undangan kartu..br nyampe pas hari H nya.di FB pun masih ada yg komplain krn dia ga sempat buka FB..ngerasa ga dikabarin…:)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: