Sajak Jingga

Untuk aku yang belum bisa mengerti dirinya sendiri.

Mungkin kepalamu terlalu lelah, ia butuh merebah.

Memutuskan ingatan-ingatan dan ketakutan-ketakutan dari segala arah.

Atau mungkin juga hatimu harus punya tempat,

untuk salah dan ketidaksempurnaan syarat.

Bermainlah sebentar,

Berlari-lari di bawah matahari sore,

Lalu senyum se-manismanis-nya bersama jingga yang datang sesudahnya.

(yuniamelia)

DSCN8504 wp

Advertisements

3 thoughts on “Sajak Jingga

Add yours

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: